Showing posts with label PUTRI YANG DITUKAR. Show all posts
Showing posts with label PUTRI YANG DITUKAR. Show all posts

Thursday, November 24, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 23 November 2011 - Rabu

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 674

Amira terjatuh ke jurang saat ia dikejar orang jahat. Rizky dan Prabu melihat Amira. Rizky akan mencari bantuan dan Prabu langsung berusaha menyelamatkan Amira. Rizky datang membawa bantuan dan akhirnya Prabu dan Amira dapat terselamatkan.

Imran minta Amira menunggu sementara ia membeli makanan. Amira dan Aini sedang jalan - jalan, tapi Sultan dan Velly mengganggu mereka. Amira hampir tertabrak tapi Aini menyelamatkan Amira, sehingga Aini yang tertabrak.
Aini di bawa ke rumah sakit. Amira bilang pada Prabu kalau Sultan yang membuat Aini celaka.

Prabu, Imran dan Surti mendatangi Sultan. Prabu memukul Sultan, tapi Sultan memanggil anak buahnya dan mengusir Prabu.

Dokter minta Rizky dan Amira berdoa untuk keselamatan Aini.

Zahira menyamar jadi perawat dan minta alamat Thalia.

Thalia merasa kesakitan dan minta digendong Arman. Thalia minta maaf karena selalu merepotkan Arman, tapi Arman bilang tidak apa - apa karena Thalia adalah istrinya. Tepat saat itu Zahira melihat dan mendengar semuanya tanpa disadari Arman dan Zahira.

Zahira bilang pada Utari dan Ihsan kalau Thalia adalah istri Arman. Rendra datang membawa Arza, Arzapun menghibur Zahira.

Thursday, November 17, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 16 November 2011 - Rabu

Meisya dan Rangga melihat keadaan Sari, Polisi datang memberitahu Rangga kalau musibah yang menimpa Sari murni kecelakaan. Meisya bilang ia kaget karena Rangga sampai menyelidiki kecelakaan itu, Rangga bilang ia hanya tidak mau kalau ada yang berniat jahat pada Sari. Meisya bertanya jika ada yang mencelakai Sari, tapi itu semua tidak sengaja. Apa Rangga masih tidak mau memaafkannya.

Arman melihat Zahira yang dirawat dibalik kaca. Arman merasa sedih karena ia sudah berjanji pada Susan untuk meninggalkan Zahira. Zahira sadar dan melihat Arman. Zahira bangkit dan mengejar Arman, Arman langsung pergi. Arman masuk ke mobil.

Talia melihat Zahira yang mengejar Arman. Talia bilang Zahira jangan coba - coba mendekati Arman yang menjadi suaminya. Talia dan Arman pergi. Zahira bingung kenapa Talia bilang Arman suaminya dan kenapa Arman pergi.

Vely akhirnya tahu kalau kecelakaan Sari adalah karena Meisya. Vely bilang dari dulu sampai sekarang Meisya tetap jahat dan Menuduh Meisya berpura - pura baik untuk menipu Rangga.
Malena marah karena Vely menjelekan Meisya dan tejadi dorong mendorong yang membuat Malena terjatuh. Meisya tidak terima dan mendorong Vely, Rangga datang menolong Vely yang terjatuh. Meisya heran kenapa Rangga bisa ada di sana? Rangga bilang ia ada janji dengan Vely karena Vely tahu tentang pengobatan alternatif. Meisya bilang itu semua hanya alasan Vely untuk bisa dekat dengan Rangga.

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 15 November 2011 - Selasa

Yunita kaget dengan kedatangan Ambar yang ternyata masih hidup. Ambara bilang ia akan mengambil hartanya, Yunita marah dan mencekik leher Ambara sampai Ambara kehilangan nafas. Yunita tidak menyangka Ambara sampai meninggal. Yunita langsung memberitahu Sultan.

Arman bilang pada Susan ia tidak bisa cepat - cepat menikahi Talia karena Talia masih mengandung anak dari orang lain, Susan bilang ini hanya acara resepsi saja dan akadnya akan dilakukan setelah Talia melahirkan. Susan minta Arman menepati janjinya. Talia memeluk Arman dan bilang ia sangat senang karena Arman mau tanggung jawab.

Sultan bilang pada Yunita seharusnya Yunita menguburkan Ambara sendiri, Yunita mengingatkan kalau Ambara masih hidup pasti posisi Sultan juga terancam. Yunita kaget saat tahu Sultan telah membuat Amira buta dan telah mengambil semua harta Prabu dan Rizky. Sultan bilang ia melakukan semua itu karena dendam pada Prabu. Yunita berpikir kalau Sultan benar - benar bisa jadi pendampingnya karena mampu menghalalkan segala cara.

Imran, Surti dan Aini mencari uang dengan mempertontonkan sulap. Imran dan Surti didatangi preman dan Aini berteriak ada polisi membuat premannya kabur. Aini tiba - tiba merasa pusing dan pingsan. Surti dan Imran langsung membawanya pulang.

Wednesday, November 16, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 14 November 2011 – Senin

Ihsan, Utari, Arman dan Prabu bermimpi kalau Zahira meninggal. Semua berkumpul di rumah sakit dan dokter bilang sudah tidak ada harapan untuk Zahira kecuali ada donor ginjal. Arman lalu berpikir tentang tawaran Susan untuk menawarkan ginjalnya dengan syarat harus menikahi Talita. Arman janji pada Ihsan dan Utari ia akan mendapatkan donor untuk Zahira.

Meisya sedang jalan dan berpikir apa Rangga belum melamar dirinya karena Sari tidak setuju. Mesiya melihat Sari dan Velly sedang duduk bersama. Sari memperlihatkan cincin pada Vely, Vely bilang cincinnya bagus. Meisya sangat sedih dan mengira cincin itu cincin pernikahan Rangga dan Vely.

Meisya mendatangi Sari dan sangat sedih karena Sari menjodohkan Rangga dengan Vely dan bahkan telah menyiapkan cincin untuk pernikahannya dengan Vely. Sari bilang Meisya salah paham, tapi Meisya masuk lift dan meninggalkan Sari.

Sari masuk ke lift yang lain dan Meisya sudah keluar. Saat Meisya keluar Lift tiba – tiba listriknya mati. Meisya sangat khawatir Karena Sari ada di dalam lif itu. Petugas meminta Meisya menjauhi liftnya dan bilang teknisi akan segera memperbaiki liftnya. Mesiya tidak mau karena Sari ada di dalam lift itu.

Sari yang sendirian di dalam lif itu merasa takut karena tiba – tiba liftnya mati.

Thursday, November 10, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 6 November – Minggu

Rizky bilang pada Prabu dan Amira ia akan tetap membawa Aini ke pantai. Amira minta Rizky mengembalikan Aini ke rumah sakit, Prabu juga bilang begitu. Rizky tetap bersikeras karena ia ingin menepati janjinya pada Aini untuk membawanya ke pantai. Amira bilang kalau Rizky tetat nekad sebaiknya Rizky dan Amira pisah. Rizky minta maaf dan biang ia sangat mencintai Amira tapi saat ini yang menjadi prioritasnya adalah Aini.

Susan memberikan hasil tes ginjalnya pada Armand an bilang hasilnya cocok dengan Zahira. Susan minta Arman menjadi suaminya Thalia dan menjadi ayah dari bayi yang dikandungnya, maka ia akan mendonorkan ginjalnya untuk Zahira.

Arman menunggui Zahira dan sangat bingung, ia ingin Zahira sembuh tapi tidak mungkin ia menikah dengan Thalia. Zahira bangun dan bertanya apa yang sedang dipikirkan Arman. Arman bilang tidak apa – apa dan minta Zahira agar kuat, Zahira janji pada Arman ia akan berjuang dan berusaha kuat melawan penyakitnya. Zahira tiba – tiba merasa kesakitan dan Arman memanggil dokter. Arman diminta keluar oleh suster, Arman sangat sedih melihat Zahira yang selalu kesakitan.

Aini sangat senang karena Rizky membawanya ke pantai dan mereka membuat istana pasir. Dalam hati Rizky sangat sedih karena mungkin saja ia telah menyakiti Amira. Amira dan Prabu menyusul Rizky ke pantai. Amira minta maaf pada Rizky dan senang melihat Aini yang bahagia. Rizky bilang ia sangat senang karena Amira dan Prabu mau bergabung bersamanya untuk bermain di pantai bersama Aini.

Friday, November 4, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 3 November 2011 – Kamis

Cincin Syifa terjatuh dan Rendra mengambilnya. Rendra minta maaf karena belum bisa menemukan ayah kandung Syifa, Syifa bilang ia mengerti karena akhir – akhir ini Rendra sibuk sekali. Cincin Syifa diambil orang dan Rendra dan Syifa mengambilnya. Syifa meminjam mic Imran dan minta tolong pada orang – orang untuk menangkap copet. Copet itu akhirnya tertangkap dan Syifa sangat senang. Syifa sangat berterikamasih pada Imran karena telah membantunya.

Talia menampar Zahira dan ibunya Talia minta maaf. Arman bilang kasihan Zahira harus ditampar Talia karena Zahira sedang sakit.

Prabu marah pada Rizky karena mengaka Aini main basah – basahan. Aini malah mengajak Prabu main bersama. Amira datang dan marah pada Rizky dan Prabu karena mengajak Aini yang sedang sakit main basah – basahan. Amira mengajak Aini masuk. Prabu marah karena akibat ulah Rizky, ia kena marah Amira. Rizky bilang ia sangat senang karena membuat Aini senang.

Rangga bertanya apa Meisya tidak pernah memikirkannya karena memutuskan untuk pindah? Meisya bilang ia tidak pernah memikirkan Rangga karena Rangga juga sudah sibuk dengan Vely. Rangga bilang hubugannya sama Vely itu hanya pura – pura karena Vely ingin putus dengan Tirta. Meisya bilang ia tidak peduli pada urusan Rangga dengan Vely atau siapapun. Meisya bilang ia ingin tahu alasan Rangga kenapa Meisya tidak boleh pergi ke luar? Meisya bilang ia sudah bosan menunggu Rangga dan minta Rangga bicara? Rangga ingin bilang kalau ia cinta dan sayang pada Meisya, tapi Rangga malah gugup dan gagap. Rangga selalu merasa gugup saat mau bilang pada Meisya. Rangga kesal pada Rangga yang tidak pernah bilang cinta padanya.

Wednesday, November 2, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 1 Novmeber 2011 – Selasa

Meisya mengeluh dan ingin istirahat karena merasa sudah berjalan terlalu jauh. Rangga bilang pada Meisya agar istirahatnya nanti saja karena pasti Malena sudah khawatir sekali pada Meisya. Rangga lalu bilang pada Meisya agar mencontoh Vely yang tidak mengeluh padahal mereka sama – sama berjalan. Meisya bilang Vely tidak akan mengeluh karena ia menikmati perjalanan dengan Rangga dan menuduh Vely ingin balikan pada Rangga. Meisya bilang ia merasa kasihan pada Tirta tunangan Vely karena Meisya sudah menganggap Tirta sebagai kakak sendiri. Rangga marah pada Meisya dan bilang seharusnya Meisya berterimakasih pada Vely. Meisya marah dan pergi. Vely bilang pada Rangga, Rangga hebat sekali kalau bisa menaklukan Meisya.

Sultan bilang pada Prabu ia meminta Surti memasak makanan kesukaan Prabu karena akhir – akhir ini ia merasa nafsu makan Prabu berkurang. Prabu berterimakasih pada Sultan dan menyuruh Amira mengambilkan Sultan makan. Amira menawarkan makanan para Sultan, tapi Sultan memilih apa yang tidak ditawarkan Amira. Amira merasa heran kenapa Sultan tahu di meja itu ada ayam padahal Amira tidak bilang, Sultan beralasan karena ia yang menyuruh Surti menyiapkan makanan jadi ia tahu apa makanan yang ada di meja. Sultan lalu berpura – pura menanyakan Aini, Aini diam saja dan Prabu minta Aini bicara. Sultan langsung bilang pada Amira kalau Aini adalah anak yang cerdas jadi Amira harus menjaga Aini baik – baik. Prabu bertanya pada Amira apa yang sedang dipikirkannya? Karena dari tadi seperti memikirkan sesuatu.

Ambara sedang dalam perjalanan ke rumah dan suster minta agar Ambara jangan banyak kegiatan karena ia baru saja sembuh dan masih perlu perawatan. Ambara bilang ia lebih baik di rumah karena kalau di rumah sakit terus bisa jadi ia tidak sembuh – sembuh.

Yunita sedang marah – marah pada ibu yang minta anaknya dikembalikan. Ibu itu bilang menyesal telah menjual anaknya pada Yunita, Yunita marah dan bilang anak itu sudah miliknya dan belum tentu ibu itu mampu untuk mengembalikan uang yang telah Yunita kasih.
Ambara datang dan bertanya apa yang sedang dibicarakan Yunita dan ibu itu, Ambara bilang mereka sedang membicarakan anak yang mana. Yunita kaget dan berpura – pura manis meminta Ambara istirahat karena Ambara baru datang dan Yunita janji akan membicarakan hal ini dengan Ambara.

Meisya bilang pada Rangga pasti Rangga hanya pura – pura hilang ingatan, Rangga mengiyakan dan Meisya marah karena perbuatan Rangga itu tidak lucu. Rangga bilang yang lebih gila itu Meisya karena Meisya berpura – pura telah menikah dengan Rendra dan berpura – pura kembar. Meisya lalu bertanya kenapa Rangga mempertaruhkan keselamatan untuknya? Rangga ingin bilang kalau ia cinta Meisya, tapi susah sekali mengatakannya. Tiba- tiba Rangga mencium Meisya dan bilang pasti sekarang Meisya sudah mengerti maksudnya apa. Meisya bilang ia tidak tahu dan minta Rangga menjelaskan. Rangga bilang pasti Meisya sudah tahu kalau ada cowok mencium cewek itu maksudnya apa dan minta Meisya jangan berpura – pura. Tiba – tiba Meisya menampar Rangga.

Tuesday, November 1, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 31 Oktober 2011 – Senin

Amira bilang pada Prabu kalau Aini tidak ada di kamarnya. Prabu marah pada semuanya karena tidak ada yang tahu kemana perginya Aini. Amira minta Prabu jangan marah – marah, Prabu lalu menyruh semuanya berpencar mencari Aini.

Zahira sangat kaget melihat Aini yang datang sendirian, Zahira merasa kesakitan tapi hanya sebentar. Aini bilang ia datang untuk menjemput Samudra, karena tidak mau Amira membuang Samudra karena mengurus dirinya. Zahira bilang Aini dan Rizky sayang sama Samudra sama dengan sayang sama Aini. Zahira juga bilang alasan mereka menitipkan Aini padanya adalah karena mereka tahu kalau Zahira sangat menyayangi Samudra. Zahira bilang mereka ingin cepat Aini sembuh supaya bisa kembali bersama Samudra.

Amira dan Rizky datang untuk menjemput Aini. Amira bilang ia tidak membuang Samudra dan hanya menitipkannya sementara, Rizky memberi semangat agar Aini cepat sembuh dan bisa menjaga Samudra nantinya.

Rizky bilang pada Aini jangan kabur – kabur lagi, karena Prabu suka marah. Aini minta Prabu jangan marah pada Rizky. Prabu bilang ia begitu karena sangat sayang sekali sama Aini.

Rangga sudah sadar dan ia sangat kangen pada Meisya, Rangga sedih kenapa Meisya tidak datang. Ada orang datang, Rangga berharap yang datang itu Meisya tapi ternyata Vely. Vely datang karena akan menjaga Rangga menggantikan Sari, Rangga bilang ia tidak enak pada Vely. Vely menyuapi Rangga, dan saat itu Meisya melihatnya tanpa mereka sadari. Meisya sangat kesal karena Rangga ingat Vely tapi tidak ingat dirinya.

Meisya mendengar perawat – perawat yang membicarakan Ambara yang sudah sadar dari komanya. Meisya langsung ingat ia pernah melihat Sely di sana dan berdia supaya Ambara meninggal. Meisya masuk ke ruangan Ambara dan Ambara bertanya siapa Meisya? Ambara bilang ia bisa melihat wajahnya samar – samar. Meisya merasa ini saat yang tepat untuk membongkar rahasia Sely. Tiba- tiba Sely masuk dan menarik Meisya keluar.

Ambara bertanya pada Yunita/Sely siapa perempuan yang tadi datang? Yunita bilang dia hanyalah perempuan yang tak sengaja ditabraknya di jalan dan datang mencarinya untuk meminta uang. Yunita bilang pada Ambara kalau Meisya adalah pemeras.

Meisya sangat kesal karena tangannya sakit ditarik Sely. Sely memperhatikan Meisya yang akan masuk mobil, lalu ia mengambil kayu dan memukul Meisya hingga pingsan. Sely mengikat dan menyekap Meisya. Sely bilang pada Meisya yang pingsan kalau ia bukan Sely yang dulu yang bisa digertak, sekarang ia lebih kuat.

Monday, October 31, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 30 Oktober 2011 – Minggu

Rangga menolong Meisya yang diganggu preman – preman itu. Preman – preman itu memukuli Rangga, preman – preman itu pergi setelah melihat Rangga yang pingsan. Mesiya menangis melihat Rangga yang terluka dan pingsan.

Zahira menggendong Samudra dan tiba – tiba Zahira merasakan sakit di pinggangnya. Arman mengajak Zahira ke rumah sakit, Zahira tidak mau. Arman bilang Zahira berobat itu bukan untuk dirinya saja, tapi untuk Samudra dan Arza. Zahira akhirnya mau diajak ke dokter.

Meisya membawa Rangga ke rumah sakit dan minta dokter menyelamatkan Rangga. Sari datang dan Tanya Meisya ada apa dengan Rangga. Meisya bilang Rangga dikeroyok preman, Sari tahu kalau Meisya yang menyuruh preman – preman itu, Sari bilang awalnya ia akan mencegah niat Meisya tapi Meisya keburu pergi. Meisya mengiyakan tapi ia tidak tahu kalau kejadian akan beneran seperti itu. Sari bilang kalau terjadi apa – apa terhadap Rangga ia tidak akan memaafkan Meisya.

Dokter bilang pada Sari dan Meisya kalau Rangga mengalami patah tulang di tangan dan kaki. Sari sangat khawatir melihat kondisi Rangga, Meisya minta maaf. Sari menyuruh Meisya pergi karena Rangga menjadi celaka akibat ulah Meisya. Meisya sangat sedih.

Sultan akan menyebrang, tapi ia harus tetap berpura – pura buta, karena Prabu sudah mulai curiga. Sultan berpikir meskipun tidak di hadapan Prabu ia tetap harus berpura – pura buta. Malena mendatangi Sultan dan membantunya menyebrang. Wisnu yang melihatnya sangat kesal. Wisnu lalu mengambil kayu dan akan memukulkannya pada Sultan, tapi Sultan berhasil menghindar. Wisnu bilang pada Malena kalau Sultan tidak buta, dia hanya pura – pura buktinya bisa menghindar. Malena tidak percaya. Wisnu lalu memalangkan kayu dan Sultanpun terjatuh. Malena membantu Sultan berdiri dan akan mengantarkan Sultan. Wisnu cemburu melihatnya.

Dokter menangani Aini yang sakit. Amira merasa gagal menjadi orang tua untuk Aini dan Samudra, Rizky mengajak Amira berdoa supaya Aini cepat sembuh. Rizky memberi semangat pada Amira dan masalah ia menitipkan Samudra pada Zahira itu hanya karena keadaan. Rizky mengajak Amira berdoa dan harus yakin kalau mereka bisa kumpul lagi berempat, bersama Samudra dan Aini.

Sunday, October 30, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 29 Oktober 2011 – Sabtu

Vely bersitegang dengan orang yang hampir bertabarakn mobil dengannya di jalan. Orang itu marah pada Vely, tapi Vely bilang orang itu yang salah.

Aini bertanya pada dokter apa ia bisa sembuh? Dokter bilang penyakit Aini memang susah disembuhkan, tapi Aini harus tetap berusaha dan semangat untuk sembuh. Aini bilang ia tidak mau minum obat, dokter bilang Aini harus punya semangat untuk sembuh. Aini bilang kalau ia tidak sembuh berarti ia akan ke surga karena surga itu tempat yang indah. Aini bilang kalau ia ke surga berarti Amira dan Rizky ada waktu untuk mengurus Samudra, tidak seperti sekarang. Aini berterimakasih karena dokter mau merawatnya meskipun orang tuanya tidak ada. Amira dan Rizky yang mendengarkan pembicaraan Aini dengan dokter sangat sedih.

Amira menanyakan akte kelahiran Samudra pada Rizky, Rizky bilang akte kelahiran Samudra belum jadi dan masih atas nama Zahira dan Arman. Amira bilang justru yang itu yang ia cari. Rizky memberikan akte itu pada Amira dan Rizky heran akte itu buat apa.

Amira minta Surti memberikan Samudra yang sedang digendongnya. Amira bilang pada Rizky ia harus berbicara tentang Samudra meskipun ia tahu kelewat batas tapi ia harap Rizky dapat menerimanya. Amira menangis dan Rizky tidak tahu apa yang mau dikatakan Amira.

Rangga menghubungi Meisya dan Meisya bilang ia sedang dalam perjalanan dan sebentar lagi akan sampai.

Meisya sudah sampai lokasi tapi ia heran tidak melihat anak buah yang disuruhnya. Sementara itu ada tiga preman yang mendatangi Meisya. Preman itu yakin Meisya adalah orang yang disuruh ditangkap karena cantik dan mobilnya silver seperti yang dikatakan boss-nya. Meisya sendiri menganggap preman itu adalah orang suruhannya, meskipun wajah mereka tidak ada yang dikenali, bisa saja anak buahnya menyuruh orang lain. (preman – preman itu seharusnya menangkap Vely).

Meisya heran karena preman – preman itu diam saja, Meisya menyuruh preman – preman melakukan tugasnya supaya Rangga datang menolong. Preman – preman itu langsung menangkap Meisya dan Meisya teriak minta tolong. Rangga mendengar teriakan Meisya dan melihatnya, Rangga berpikir apa yang dikataka Sari memang benar kalau Meisya masih saja mau mengerjai Rangga. Awalnya Rangga ingin jujur pada Meisya tapi melihat Meisya yang seperti itu Rangga mengurungkan niatnya dan ingin Meisya kapok atas perbuatannya.

Saturday, October 29, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 28 Oktober 2011 – Jumat

Meisya merasa kesal karena Rangga mungkin tidak pernah menyukai Meisya, apalagi sekarang Rangga tidak ingat apa – apa tentang Meisya. Rangga bertanya apa Rangga sangat berarti bagi Meisya, karena Meisya sangat ingin Rangga ingat tentang Meisya. Meisya belum sempat menjawab, Aris datang dan memanggil Rangga dengan sebutan “PAPAH”. Meisya mengingatkan Rangga kalau sebut Rangga dengan sebutan “OM PANJUL”. Aris bilang ia ingin menengok Aini di rumah sakit dan ingin di temani sama Om Panjul juga. Meisya minta Rangga menemani mereka karena itu keinginan Aris. Rangga bilang ia akan menemani Aris, asal Aris jangan memanggilnya “OM Panjul” lagi, tapi “Om Rangga”.

Amira bilang dirinya dan Rizky menolong Aini yang pingsan dan lupa menjaga kereta dorong Samudra sehingga Tabrakan dengan mobil. Amira merasa ibu yang tidak bertanggung jawab karena tidak bisa mengurus dua anaknya, Rizky memberi semangat pada Amira. Zahira marah seharusnya Amira dan Rizky membagi tugas untuk menjaga Aini dan Samudra. Prabu minta Zahira jangan marah pada Amira, karena bukan keinginan Amira Samudra menjadi celaka. Prabu minta Zahira menjaga perasaan Amira, Zahira minta maaf pada Amira tapi Utari bilang Zahira tidak perlu minta maaf karena Zahira benar kalau Amira seharusnya menjaga keduanya.

Prabu minta Utari diam dan jangan memojokan Amira. Aini yang mendengar rebut – rebut bangun dan minta Prabu jangan marah – marah. Prabu janji ia tidak akan marah – marah lagi, Aini menanyakan kabar dan ingin bertemu Samudra.

Dokter bilang kalau Samudra baik – baik saja, semuanya sangat senang. Zahira minta maaf pada Amira atas kata – katanya tadi. Amira bilang tidak apa – apa, justru ia sangat senang karena Zahira sangat menyayangi Samudra. Prabu juga minta maaf pada semuanya, Aini bilang ia sangat senang kalau semuanya rukun.

Meisya, Aris dan Rangga datang. Aris menyapa Aini, Meisya bilang Aris minta di antar untuk menengok Aini. Aris minta maaf pada Aini karena Aris yang menyebabkan Aini sakit. Rizky curiga jangan – jangan waktu tes urin Aini, itu memakai sampel Aris. Prabu bilang Aris kecil – kecil sudah bandel sekali, karena Aini bisa tambah sakit kalau terlambat diobati. Aini minta Prabu jangan marah pada Aris karena Aini yang nyuruh Aris. Meisya bilang Prabu jangan marah pada Aris karena Aini sendiri yang minta. Prabu bilang kalau Aris tidak nakal pasti Aris tidak mau menuruti Aini, Prabu bilang Aris nakal pastu itu turunan dari sifat Meisya.

Rangga bilang pada Prabu, Aris sudah bertindak benar karena sudah berani jujur dan mengakui kesalahan dan itu merupakan didikan dari Meisya. Aini minta Prabu minta maaf pada Aris dan Meisya. Prabu akhirnya minta maaf.

Arman bilang pada Zahira ada Rendra di depan rumahnya pasti mencari Arza. Arza bilang ia tidak mau bertemu Rendra karena takut dimarahin, Arza bilang ia tidak mau pulang karena mau mencari “MAMAH-nya”, Arza minta izin agar bisa tinggal bersama Zahiran dan Arman. Zahira bilang pada Arman biar ia yang berbicara dengan Rendra karena kasihan melihat Arza ketakutan. Arman mengajak Arza pergi main, sementara Zahira akan berbicara dengan Rendra.

Friday, October 28, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 27 Oktober 2011 - Kamis

Arman memberikan akte kelahiran Samudra pada Rizky dan Amira, meskipun di sana masih tertulis kalau Arman dan Zahira adalah orang tua Samudra, Arman berjanji ia akan membetulkan semuanya. Zahira sedih melihat Samudra yang dibawa pergi Amira dan Rizky.

Rangga meminta Meisya membelikan es krim, tapi Rangga mengerjai meisya dengan menolak semua rasa yang diberikan Meisya. Meisya kesal pada Rangga karena apa yang dilakukannya salah, tapi Meisya kembali bersikap baik pada Rangga setelah ia ingat kata dokter yang bilang ingatan Rangga akan kembali pulih perlahan – lahan dan akan memberikan efek yang positif untuk Meisya.

Meisya kembali pergi ke tukang es krimnya. Rangga melihat Meisya dan sebenarnya ia merasa kasihan padanya, tapi Rangga kesal dan ingin membalas perbuatan Meisya yang pura – pura kembar dan telah membuatnya bingung karena jatuh dibuat jatuh cinta pada dua orang.


Dari kejauhan Meisya melihat Rangga yang sedang berbicara dengan seseorang. Rangga ternyata sedang berbicara denga Imran yang datang untuk meminta uang imbalan karena ia sudah menyamar sebagai dokter membohongi Meisya. Rangga minta Imran pergi karena takut Meisya melihatnya, Rangga berjanji ia akan segera memberikan uang pada Imran dan mengatur kencan Imran dengan Surti.


Meisya datang dan bilang ia seperti melihat Rangga dengan Imran, Rangga bilang itu hanyalah orang yang tidak dikenal dan bukan siapa – siapa. Meisya merasa aneh karena ia melihat orang itu seperti Imran.


Zahira berjalan – jalan karena ia merasa sedih saat Samudra dijemput oleh Amira. Syifa mengajak Arza dan Aris jalan – jalan dan menawari mereka eskrim. Arza tak sengaja terpisah dari Syifa karena melihat Zahira yang seperti kesakitan.


Arza menghampiri Zahira dan membawakan makanan untuk Zahira. Zahira sangat terharu karena itu makanan kesukaan Zahira dan Arza sampai menukarkan antingnya demi mendapatkan makanan untuk Zahira. Zahira lalu menawari Arza jus dan Arza memilih jus yang Zahira juga suka. Arman datang dan bilang pada Arza ia melihat Syifa dan Aris sedang membeli es krim.

Thursday, October 27, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 26 Oktober 2011 - Rabu

Sultan sangat takut tuduhan atas kelalaian yang mengakibatkan suami Ambar meninggal itu terbukti dan ia akan masuk penjara. Sultan minta Prabu menolongnya dan Prabu menenangkan Sultan. Prabu merasa semakin sedikit orang yang tahu kalau di malam kematian suami Ambar, Sultan ternyata bersama Vina itu semakin baik.

Prabu bilang pada Tirta kalau Prabu memang ayah kandungnya Tirta. Tirta berharap Prabu bukan ayahnya. Prabu bilang dulu ia selalu menganggap Tirta adalah putra yang tidak dimilikinya dan ternyata itu benar kalau Tirta adalah anaknya. Tirta pergi meninggalkan Prabu dan bilang ia tidak bisa bersikap pada Prabu seperti dulu.

Rizky menghubungi Amira dan bilang Aini muntah – muntah habis di kemo. Amira berniat ke rumah sakit dan membawa Samudra yang badannya juga panas. Zahira dan Arman datang tepat saat Amira akan pergi. Amira bilang Aini muntah – muntah di rumah sakit dan Samudra juga panas. Zahira dan Arman menawarkan diri untuk ikut ke rumah sakit dan sementara Amira merawat Aini, mereka bisa membawa Samudra ke dokter.

Malena dan Wisnu ingin mengganti cat mobilnya dan pemilik bengkel itu curiga kalau mobil itu pernah menabrak orang karena ada bercak darah. Tirta lewat dan melihat mobil yang menabrak Vina. Tirta akhirnya tahu kalau mobil itu milik Malena, tapi Malena dan Wisnu mengelak kalau mereka tidak menabrak Vina.

Tirta bilang pada Vely kalau ternyata mobil yang menabrak Vina adalah milik Malena. Sultan yang mendengarnya minta Tirta memberitahu siapa yang menabrak Vina karena harus diberi pelajaran. Tirta merasa heran kenapa Sultan peduli dengan Vina, apa Sultan dan Vina ada hubungan sebelumnya? Sultan bilang ia peduli karena Vina dan Tirta telah menolongnya.

Wednesday, October 26, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 25 Oktober 2011 – Selasa

Rizky menggoda Prabu yang tampak memikirkan sesuatu, apa Prabu memikirkan dirinya atau Surti? Prabu marah dan bilang untung saja ia punya cucu yang manis mirip Amira tidak seperti Rizky. Aini datang dan memanggil Prabu dengan sebutan “Engkong”, Prabu minta dipanggil “Opah” tapi Rizky bilang masa Prabu tidak mau dipanggil “Engkong” oleh Aini padahal itu adalah panggilan sayang Aini untuk Prabu. Prabu akhirnya mau dipanggil “Engkong” oleh Aini.

Rangga memanggil Meisya dengan sebutan “mbak” dan bilang ia tidak kenal Meisya. Meisya bilang ia yang menolong Rangga saat terjatuh dan kemarin Rangga bersamanya. Rangga bilang kemarin ia tidak pergi kemana – mana dan merasa tidak kenal Meisya.

Meisya cerita pada Rendra tentang Rangga yang tidak ingat Meisya tapi ingat dirinya sendiri. Rendra bilang kemungkinan Rangga mengalami “short memory lost” yang mengakibatkan Rangga tidak ingat apapun tentang Meisya. Meisya bertanya pasti Rendra tahu obat yang bisa menyembuhkan Rangga.

Aini, Zahira dan Samudra datang ke rumah Zahira. Amira bilang ia sengaja membawa Samudra untuk bertemu Zahira, Zahira sangat senang dan Amira juga bilang pasti Samudra juga merindukan Zahira. Aini tiba – tiba mimisan lagi.

Amira dan Rizky membawa Aini ke dokter. Dokter bilang kalau sel kanker ditubuh Aini masih ada. Dokter bilang kalau sudah ada gen kanker pasti sewaktu – waktu akan muncul lagi. Aini minta agar Amira jangan sedih karena pasti ia kuat.

Dokter bilang pada Prabu kerusakan mata pada Sultan tidak bisa diatasi dengan cara operasi mata. Dokter bilang bisa saja Sultan beruntung bisa disembuhkan. Prabu minta Sultan tenang dan biar dokter memeriksanya.

Prabu melihat keadaan Vina yang tertidur. Prabu bilang suatu saat ia akan menjelaskan pada semuanya alasan kenapa ia tidak mau mengakui Tirta, Vina bangun dan bilang kalau itu karena Prabu sangat kejam tidak mau mengakui anaknya sendiri. Vina berusaha bangkit dan minta Prabu tanggung jawab atas perbuatannya dulu, sampai Vina terjatuh.

Tirta datang dan meminta bantuan perawat untuk membantu Vina. Prabu bilang tadi ia sempat bersitegang dengan Vina tapi Vina terjatuh sendiri. Tirta marah pada Prabu dan menuduh Prabu yang mencelakai Vina. Tirta minta Prabu pergi dan jangan dekat – dekat Vina ataupun dirinya lagi. 

Tuesday, October 25, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 24 Oktober 2011 - Senin

Dokter memberikan Prabu resep obat untuk Sultan.

Sultan bilang pada Prabu ia dituduh terlibat dalam pembunuhan suami Ambar. Sultan juga menjelaskan kalau Ambar itu adalah atasan di mana tempat ia bekerja.

Prabu memperkenalkan anggota rumahnya pada Sultan. Prabu memperkenalkan Amira sebagai anak dan Rizky menantunya. Surti memperkenalkan diri sebagai calon kakak iparnya tapi Prabu minta Surti jangan bercanda.

Sultan bilang pada Tirta kalau Vina yakin Prabu adalah ayah kandungnya berarti memang betul.

Tirta bilang pada Prabu kalau Sultan bilang ia bukan ayahnya.

Vina menanyakan kepada saksi di mana malam itu Vina mabuk, siapa orang yang mengantarkan Vina malam itu.

Rizky dan Amira akan tidur, tapi Aini datang dan ingin tidur bareng di kemah. Setelah Aini tidur, Surti membawa Aini pergi jadi Rizky bisa berduaan dengan Amira.

Prabu bilang pada semuanya tidak ada untungnya mengakui anak yang bukan anaknya. Amira minta Prabu jujur. Vina bilang ia sangat menyesalkan sikap Prabu yang dulu meninggalkannya dan sekarang juga tidak mau mengakui Tirta. Vina pergi dan Tirta mengejarnya. Sementara Sultan merasa bersalah, tapi ia tidak tahu harus berbuat apa - apa.

Wisnu menggoda Malena yang mengendari mobil baru. Malena tak sengaja menabrak Vina yang berlari.

Sultan merasa untuk sementara aman, karena Vina tetap percaya kalau Prabu ayah kandungnya Tirta.

Rizky mendapat kabar dari Tirta kalau Vina mengalami kecelakaan. Tirta langsung memberitahu semuanya.

Zahira tampak kesakitan, tapi ia hanya bilang pada Arman kalau ia kecapaian.

Tirta khawatir menunggu Vina yang sedang dioperasi. Tirta berdoa untuk kesembuhan Vina. Prabu dan semuanya datang ke rumah sakit dan bilang mereka juga akan berdoa untuk kesembuhan Vina. Tirta marah dan menyuruh semuanya pergi. Tirta bilang ia ingin sendiri menunggui Vina.

Malena sangat takut orang - orang akan tahu kalau ia yang menabrak Vina. Wisnu menenangkan Malena dan bilang Malena pasti aman karena tidak ada yang tahu.

Sultan bertanya apa Prabu sudah tahu kalau Tirta adalah anak Sultan. Prabu hanya bilang kondisi Sultan terjepit dan berharap supaya Sultan bebar dari tuduhan kelalaian yang menyebabkan suami Ambar meninggal.

Sunday, October 23, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 23 Oktober 2011 - Minggu

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 656

Aini keluar dari mobil karena tidak mau membuat semuanya khawatir kalau ia dirawat. Amira, Prabu dan Rizky masuk kembali ke dalam mobil dan mengira Aini sedang berselimut di dalam mobil. Aini melihat kepergian mobilnya dan Amira merasakan hal yang aneh.

Aini berjalan dan bingung kemana arah rumahnya. Zahira di dalam taxi akan mengantarkan Samudra pada Amira. Zahira melihat Aini yang jalan sendirian dan menghampirinya. Zahira menanyakan kenapa Aini sendirian. Aini bertanya kalau Zahira akan ke rumahnya, ia ikut. Zahira membawa Aini ikut masuk ke dalam taxi.

Tirta bilang kenapa Sely bilang Sultan pembunuh. Sultan bilang Sely itu hanya memfitnahnya. Tirta bertanya Sultan bilang Sely jahat, tapi Sultan juga jahat. Tirta bilang ia tahu Sultan adik Prabu dan berusaha mencelakainya. Tirta juga bertanya pasti Sultan adalah ayah kandungnya. Vina bilang ayah kandung Tirta adalah Prabu bukan Rangga. Tirta tetap yakin ayahnya adalah Sultan dan bilang mereka bisa menjadi keluarga seutuhnya.

Sultan sebenarnya ingin mengakui Tirta adalah anaknya, tapi ia takut Sely akan menggunakan alasan itu untuk membuktikan kalau Sultan bersalah. Karena di malam ia bersama Vina, suaminya ibu Ambar meninggal.

Sultan akhirnya bertemu dengan Prabu. Prabu dan Sultan saling berpelukan.

=è Pendapat tentang Putri Yang Ditukar??? Give your comment,, thanks!! J

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 22 Oktober 2011 - Sabtu

Zahira akhirnya tahu kalau Samudra bukan anaknya. Zahira memberitahu kenyataan itu pada Utari dan Ihsan. Utari yakin ini adalah akal Prabu untuk merebut Samudra. Arman bilang kalau itu bukan rekayasa Prabu, tapi memang kenyataan.

Ihsan marah pada Arman karena menyembunyikan kenyataan demi Zahira supaya tidak sedih. Ihsan bilang itu sama saja dengan menyakiti Amira. Arman bilang ia melakukan semua itu atas sepengetahuan Amira dan Rizky.

Aini bilang pada Amira ia sudah sembuh dan ingin pulang. Aini mengelap sendiri hidungnya yang berdarah, sementara Amira berbicara dengan dokter.

Rangga bertanya pasti Meisya tidak menikah karena Meisya dan Rendra sama - sama tidak memakai cincin. Rangga semakin curiga tentang pernikahan mereka, karena alasan Meisya dan Rendra berbeda tentang cincin itu.

Malena memberitahu Marni tentang Rangga yang mencaritahu tentang pernikahan Meisya. Marni bertanya kalau Meisya belum menikah, ia akan memilih dirinya atau Meisya?

Meisya sangat bingung apa maunya Rangga, karena ia bisa dekat dengan dirinya yang jadi Marni atau Meisya. Malena bilang Rangga adalah lelaki yang berbahaya karena menyukai dua perempuan. Meisya sangat sedih dan merasa kalau Rangga tidak pernah mencintai Marni ataupun Meisya.

Sely mendapatkan laporan kalau Sultan masih hidup. Sely merasa tidak senang dan ia akan segera memasukan Sultan ke penjara.

Sely ingin membawa Sultan karena Sultan telah membunuh suami Ambar. Tirta bilang Sely tidak boleh seenaknya tapi Sely bilang Sultan tidak akan kabur kalau tidak bersalah. Vely bilang Sultan akan tetap bersama mereka. Sely kesal dan berjanji ia akan segera memasukan Sultan, dan Vely dan Tirta bisa kena tuduhan menyembunyikan buronan.

Friday, October 21, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 21 Oktober 2011 - Jumat

Amira sangat khawatir terhadap Aini dan Rizky. Prabu menenangkan Amira dan berdoa supaya semuanya baik - baik saja.

Sutradara marah karena Meisya masih memakai properti cincin kawin soalnya diceritanya sudah cerai. Rangga yang mendengarnya langsung bertanya, tapi Meisya bilang cin - cin itu bukan properti tapi memang cincin perkawinannya.

Dokter bilang pada Amira kalau operasinya sudah selesai tapi kedua pasien kritis. Prabu dan Amira langsung berdoa buat Aini dan Rizky. Arman merasa kasihan pada Amira, mungkin kalau ada Samudra, Amira akan terhibur. Arman merasa bersalah karena Samudra malah bersama dirinya dan Zahira.

Sultan sadar dan kaget saat matanya buta. Sultan langsung ingat kejadian saat ia terjatuh ke sungai. Sultan bilang ia ingin pulang dan orang itu akan mengantarkan Sultan.

Sely/Yunita bilang pada semuanya kalau ia ingin merombak seluruh peraturan perusahaan. Salah seorang karyawannya menentang dan Sely langsung memecatnya. Karyawan - karyawan lain langsung takut dipecat.

Tirta, Vely dan mamahnya sedang makan tapi Tirta meninggalkan mereka karena mendengar teriakan minta tolong. Tirta menemukan Sultan yang dalam keadaan buta pingsan di jalan.

Zahira mendengar Arman yang ingin merubah data akte kelahiran Samudra.

Arza mengalami kecelakaan dan Syifa minta Rangga untuk mengantarnya ke rumah sakit.

Zahira mengikuti Arman yang bertemu Rendra. Zahira akhirnya tahu kalau Samudra bukan anaknya. Arman membawa lari HP Rendra untuk mencari tahu alamat dokter Dimas.

Zahira mencegat Rendra yang mengejar Herman. Zahira bilang ia akan bertanya sendiri pada Arman kalau Rendra tidak mau memberitahunya.

Sultan sadar dan Vely bilang ia ada di rumah Tirta. Vely merasa aneh karena Tirta bisa meraskan Sultan minta tolong. Tirta dan Vina datang. Sultan merasa heran karena Vina juga di sana. Tirta akan membawa Sultan ke rumah sakit, tapi Sultan tidak mau. Tirta bingung karena kalau Sultan buta ia akan susah menyelidiki siapa ayah kandungnya.

Rangga bilang pada Syifa ia merasa heran karena Arza dan Aris mengaku bukan saudara. Padahal setahu Rangga, Meisya dan Rendra sudah menikah. Syifa minta Rangga jangan percaya pembicaraan anak - anak.

Aini dan Rizky sudah pada sadar dari kritisnya dan sekarang mereka bahagia.

Thursday, October 20, 2011

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 20 oktober 2011 - Kamis

Yunita / Sely menandatangani pengalihan hartanya Ambar, yang isinya Yunita / Sely harus menyerahkan hartanya pada anaknya kalau anaknya sudah dewasa. Sultan sangat tidak suka dengan hal itu dan sebaliknya Sely sangat senang karena ia akan menjadi orang kaya.

Meisya yang berperan sebagai Marni sengaja makan berantakan supaya membuat Ill feel Rangga. Marni sengaja ingin membuat Rangga Ill feel pada Marni. Rangga hanya melihat kelakuan Marni. DI luar dugaan Rangga malah memuji Marni yang ekpresif pas makan. Meisya sangat kesal karena rencananya tidak berhasil.

Rendra dan Syifa segera menolong Arza yang tertabrak motor. Rendra menghubungi Arman dan bilang kalau Arza mengalami kecelakaan dan butuh donor darah.

Sultan bersitegang dengan Ambar karena Ambar mengalihkan semua hartanya untuk yunita / Sely. Sultan marah saat Ambar bilang Sultan hanya bawahannya jadi tidak berhak mengatur – ngaturnya, Sultan merasa ia sudah ikut membesarkan perusahaan. Ambar tiba – tiba pingsan saat bersitegang dengan Sultan, Sely yang melihatnya langsung menyalahkan Sultan. Sultan mengelak dan Sely bilang Sultan ingin merebut harta Ambar, Sultan akhirnya kabur dan dikejar – kejar Sely. Sultan akhirnya jatuh ke sungai, Sely yang melihatnya kaget.

Marni ingin membuat ill feel Rangga dengan ikut bernyanyi dangdut di hajatan orang, tapi bukannya Rangga ill feel Rangga malah memuji Marni karena Marni penuh kejutan. Meisya sangat kesal karena rencananya untuk membuat Rangga memutuskan Marni tidak berhasil juga.

Arza berterimakasih karena Zahira dan Arman menengoknya, apalagi saat tahu Arman mendonorkan darah untuknya.

Sely meminta bantuan untuk menyisir sungai supaya Sultan ditemukan. Sely minta agar Sultan harus ditemukan karena ia adalah orang yang telah mencelakai keluarganya. Dalam hati Sely tertawa senang karena Ambar celaka dan berharap tidak sadar – sadar dan Sultan supaya tidak ditemukan.

Wisnu dan Malena memberi selamat pada Meisya Karena sudah jadian dengan Rangga. Meisya bilang justru ia tidak merasa senang. Surti akhirnya tahu kalau Meisya tidak punya kembaran. Malena dan Wisnu minta agar Surti jangan memberitahu Rangga, karena Meisya melakukan semua itu hanya ingin dekat dengan Rangga.

Rangga sebenarnya sempat berpikir kalau Marni adalah Meisya, tapi Rangga ingat kalau Sari bilang Marni bukan Meisya. Rangga berpikir Sari tidak mungkin bohong padanya.

Rizky dan Amira mendatangi rumah Ihsan, Rizky dan Amira melihat akte kelahiran SAMUDRA. Rizky dan Amira minta bicara hanya dengan Arman, Arman minta maaf karena Ihsan dan Utari sudah membuatkan akte kelahiran Samudra. Amira bilang seharusnya Arman tidak membuat akte Zahira karena Arman tahu Samudra adalah anak Rizky dan Amira.

Vely bilang kalau sepertinya mamahnya Tirta sudah salah paham dan mengira Prabu ayah kandungnya Tirta. Mamahnya yang mendengarnya marah pada Vely tapi Tirta membela Vely dan bilang kalau Vely adalah calon istrinya. Mamahnya bilang sebaiknya ia pergi dari kehidupan Tirta tapi Tirta melarangnya dan minta maaf kalau ia salah. Vely yang melihatnya sangat terharu melihat keakraban ibu dan anak. Tirta sangat senang karena mamahnya tidak jadi pergi.

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 19 Oktober 2011 - Rabu

Sinopsis Putri Yang Ditukar Episode 652

Sely masuk ke ruangan Sultan dan mencari - cari sesuatu. Sely mendapatkan selembar foto dan ia yakin foto itu akan sangat berguna. Ambar datang dan bertanya kenapa Sely/Yunita ada di ruangan Sultan, Sely bilang ia tersesat mencari - cari toilet. Sely langsung pergi sebelum Ambar banyak bertanya.

Sely memberikan foto itu pada Tirta, Tirta yakin kalau sebenarnya Sultan adik Prabu. Tirta heran kenapa Sultan ingin mencelaki Prabu. Tirta memberikan uang pada Sely, Sely minta kalau ada kerjaan agar menghubungi Sely lagi.

Amira dan Rizky membuat foto keluarga bersama Aini dan Samudra.

Arza ditemukan Arman dan Zahira sedang menangis karena terpisah dari Rendra dan Syita. Arza akhirnya jalan - jalan bersama Arman dan Zahira. Rendra sangat kesal saat melihatnya, tapi Syifa minta agar membiarkan Arza untuk sementara bersama mereka.

Arman mempersilahkan kalau Arza mau dibawa Rendra, di luar dugaan Rendra mengizinkan Arza bersama mereka tapi kalau sudah jalan - jalannya Arza harus dikembalikan.

Zahira merasa Allah memberikan jalan agar Arza bisa bersama mereka, setelah mereka memberi kesempatan Samudra bersama Amira dan Rizky.

Tirta bilang pada Prabu kalau ia ingin memberitahu tentang orang yang ingin mencelakai Prabu. Tapi Tirta mengurungkan niatnya karena tidak mau Prabu tahu kalau orang yang mencelakainya adalah adik kandungnya sendiri sekaligus ayah Tirta. Tirta hanya bilang ia akan memberitahu semuanya kalau sudah jelas. Prabu minta apapun yang terjadi tidak merubah hubungan yang telah mereka bina, Tirta bilang ia sudah menganggap Prabu seperti ayah kandungnya sendiri.

Rendra yakin orang yang terjebak dalam lift yang dikatakan satpam itu adalah Meisya dan Rangga. Meisya kehabisan nafas dan Rangga memberikan nafas buatan. Saat itu pintu lift terbuka dan Rendra melihat semuanya.

Meisya mengejar Rendra yang pergi. Rendra bilang ia tidak mau Meisya dicium Rangga seenaknya karena Rangga tahunya Meisya sudah menikah. Meisya bilang ia sudah tidak punya perasaan apa - apa pada Rangga.

Aini hidungnya kembali berdarah. Prabu bilang pada Rizky mudah - mudahan dokter tahu pengobatan yang tepat untuk Aini. Prabu bilang sementara Amira jangan sampai tahu tentang sakitnya Aini, tapi suatu saat nanti Amira harus tahu.

Amira bermimpi buruk tentang Aini. Amira bangun dan tanya kenapa Rizky dan Aini tidak ada. Imran keceplosan bicara bilang Prabu dan Rizky membawa Aini ke rumah sakit.

Amira menyusul ke rumah sakit dan akhirnya Amira tahu kalau Aini mengidap leukemia.


Sely memberikan uang pada orang yang membawakan bayi yang ia minta. Sely yang dikira Yunita membawa bayi itu pada Ambar. Ambar sangat senang karena ia menemukan cicitnya. Sultan meragukan bayi yang dibawa Sely, Ambar marah.


Surti melihat Meisya yang bersama Rangga, tapi Rangga bilang itu Marni. Surti yakin itu Meisya karena Meisya tidak punya kembaran.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Read This!!!