Saturday, March 17, 2012

Sinopsis Si Tito dan Nayla

Tito adalah seorang lelaki kaya yang keterbelakangan mental, ia bertemu dengan Nayla, seorang gadis desa yang baik hati dan polos. Kedua orangtua Tito menyukai Nayla karena mereka merasa ketulusan Nayla dapat menyembuhkan dan membuat Tito bahagia. Akhirnya mereka berdua menikah, walaupun pernikahan tersebut bukanlah pernikahan normal, karena pengantin lelaki bersikap seperti anak kecil dan selalu mengajak istrinya main layaknya kanak-kanak.

Pernikahan Tito dan Nayla ini tidak mendapat restu dari ketiga saudari tiri Tito, yaitu Ellen, Erni dan Yanti yang ingin menghancurkan keluarga ini kerena mereka merasa kematian ibu kandung mereka adalah akibat ayahnya nikah ulang. Mereka berusaha mati-matian memisahkan Tito dan Nayla karena mereka juga tidak ingin berbagi harta dengan orang asing, dan karena mereka tidak ingin kehilangan kontrol atas Tito yang adalah anak kesayangan sang ayah. Apalagi kemudian sang ayah meninggal dan ternyata memberikan warisan yang sama jumlahnya kepada Nayla.

Semua cara yang dilakukan oleh Ellen, Erni dan Yanti ini selalu gagal oleh karena kepolosan Tito dan kebaikan Nayla. Ellen berpikir bahwa ia membutuhkan sekutu untuk memisahkan Tito dan Nayla.

Doa Ellen terjawab saat keluarga Nayla yang sirik padanya datang dari kampung, mereka adalah Lela dan anaknya (Euis) yang memang tidak menyukai Nayla namun ingin mengambil keuntungan dari keluarga Tito. Lela berencana memisahkan Tito dan Nayla agar Euis dapat maju menjadi istri dari Tito. Ellen pun mulai memperhatikan gerak gerik Lela dan Euis yang terus saja memberikan masalah pada Nayla.

Belum habis masalah Tito dan Nayla, seseorang yang bernama Badai muncul di rumah itu dan mengaku sebagai saudara Nayla. Dia adalah lelaki yang menyukai Nayla sejak dulu dan sempat dipenjara karena percobaan menculik Nayla di masa lalu untuk dikawinkan.

Kini semua orang ingin memisahkan Tito dan Nayla. Semuanya berpikir itu adalah hal yang mudah, karena si suami adalah laki-laki yang keterbelakangan mental, sementara si istri adalah gadis desa kampung yang tidak mengerti apa apa dan buta huruf. Tapi ternyata, ketulusan, kepolosan, dan kebaikan hati mereka berdua membuat mereka berdua tidak semudah itu untuk dapat dipisahkan.

Sumber: indosiar

Related Posts by Categories



Widget by Scrapur

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Read This!!!