Sunday, September 29, 2013

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 6

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 28 September 2013 – Sabtu


Farida ingin menyingkarkan Ambar sepertia dulu ia menyingkirkan Seno kaka almrahum suaminya. Farida berpikir kalau ia bisa menyingkirkan Ambar ia akan menguasai seluruh harta Wijaya. Farida ingat Seno dan berniat untuk menemuinya.

Seno tidak suka dengan kehadiran Farida di rumahnya, Seno bilang bukankah Seno sudah tidak ada hubungannya lagi dengan keluarga Adibrata, Seno bilang ia masih ingat betul ketika dirinya terusir dari keluarga. Farida bilang ia tidak mungkin melupakan Seno karena Seno merupakan anak tertua di keluarga, merupakan kaka Wijaya dan almarhum suaminya juga. Farida minta maaf karena dulu ia tidak bisa berbuat apa – apa saat Seno diusir keluarga karena tidak memiliki kekuasaan, Farida seakan – akan bilang pada Seno karena semua ini salah Wijaya.

Seseorang mendengarkan pembicaraan Farida dan Seno. Orang itu akhirnya tahu kalau Seno adalah keturunan keluarga kaya tapi sengaja diusir oleh keluarganya sendiri. Orang itu masuk. Seno mengenalkan orang itu yang ternyata anaknya yang bernama Aryo pada Farida. Farida berpura – pura senang melihat Aryo dan pura-pura simpati dengan bilang kalau pasti Aryo belum pernah merasakan harta kekayaan keluarga besar Seno. Farida bilang ia akan membawa Seno masuk ke lingkaran perusahaan keluarga.

Aryo masuk ke ruangan Arya untuk melamar kerja yang langsung diterima oleh Arya. arya berpikir kalau asistennya laki – laki tentu akan menghilangkan kesan playboy yang melekat di diri Arya. Arya yakin Nia juga pasti akan senang. Sementara itu Aryo punya rencana lain, ia ingin mengadu domba Nara dan Arya, sehingga ia bisa menghancurkan “Citra Buana”, perusahaan yang dimiliki keluarga besar yang telah mengusir Seno.

Aryo mengambil video Nara dan Nia yang karena tidak disengaja seperti berpelukan, lalu memperlihatkan video itu pada Arya. Aryo memana-manasi Arya dan bilang mana mungkin Nara tidak tergoda melihat kecantikan Nia. Arya merasa telah dibohongi Nara, karena didepannya Nara selalu bersikap mendukung Arya dan Nia.

Sebelumnya Farida bilang ke Aryo kalau posisi Arya di perusahaan lebih tinggi dari Nara. Farida memberi tugas pada Aryo untuk menyatukan Nia dan Arya, karena pertunangan Nia dan Nara terjadi karena insiden. Sepertinya Farida pun tidak tahu kalau Aryo punya rencana sendiri untuk menghancurkan perusahaan.

Saturday, September 28, 2013

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 5

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 27 September 2013 – Jumat


Amanda tak sengaja menabrak orang, orang itu ternyata Arya. Arya tak sadarkan diri. Tahu ada kecelakaan Nia ingin berhenti tetapi supirnya mengajak Nia agar ke salon karena acara pertunangan akan segera dilaksanakan.

Pramono menanyakan Arya pada Ambar tetapi Ambar bilang kalau Arya kabur tidak mau ditunangkan. Ambar bilang tidak bisa bersikap seolah tidak terjadi apa – apa. Pramono bilang itu tidak mungkin karena ia melihat sendiri Nia dan Arya kelihatan cocok. Ambar bilang sebagai gantinya ia akan menyuruh Nara anak angkatnya untuk ditunangkan dengan Putri Pramono. Ambar bilang Wijaya sudah setuju.

Arya diperiksa dokter dan belum sadarkan diri. Dokter bilang pada Amanda Arya memerlukan istirahat yang cukup untuk pulih kembali. Amanda sangat senang karena ia tidak harus bersusah payah untuk mencegah pertunangan Arya, karena sekarang Arya tak sadarkan diri.

Nara datang ia tidak bisa menemukan Arya dan bersedia menggantikan Arya. Ambar berterimakasih pada Nara karena mau menggantikan Arya demi nama baik keluarga. Ambar memperkenalkan Nara pada Pramono dan memuji – muji Nara. Pramono bilang ia tidak masalah Nara menjadi calon menantunya untuk menggantikan Arya.

Pramono tanya tentang Nia, Erna bilang Nia belum datang dan minta maaf karena Nia acaranya jadi berantakan. Pramono bilang itu tidak masalah dan Erna sangat terkejut ketika diberitahu kalau Arya kabur. Pramono bilang pertunangan akan tetap dilaksanakan karena Nara sepupu yang akan menggantikannya. Erna terkejut, Pramono tanya apa Erna mengenal Nara. Nara bilang tidak, mungkin hanya namanya saja yang sama karena Nara adalah nama Bos Nia di kantor. Pramono bertanya apa Erna setuju jika Arya digantikan? Erna bilang ia terserah Pramono saja. Pramono sepertinya masih bingung karena meskipun Nara dibesarkan di keluarga Wijaya, Nara tidak diketahui bibit, bebet dan bobotnya.

Nia menghubungi Erna bilang sudah ada di depan. Pramono dan Erna akan menyambut Nia. Pramono melihat Nara dan memberitahu Erna kalau “itu yang namanya Nara”. Erna melihatnya dan ternyata NARA sama dengan Nara yang dikenalnya. Pram bertanya apa Nara orangnya tidak baik? Erna ingat ketika Nara ditolak Amanda dan Erna bilang kalau justru Nara itu orangnya sangat baik.

Nia datang dengan dandanan yang sangat cantik. Pramono memuji Nia dan bilang ia akan menjadikan Nia, PUTRI NOMER SATU. Pramono bilang Arya kabur tetapi, Nia senang karena yakin pertunangannya akan dibatalkan tetapi Pramono mengajak Nia dan Erna bergegas. Nara melihat mereka berjalan, tetapi Nara tidak melihat wajah Nia karena tampak belakang.

Arya sadar dan Amanda bilang Arya mengalami kecelakaan. Arya merasa kecelakaannya itu adalah kualat kepada Farida, Arya merasa ia tidak nurut pada Farida dan membuatnya sedih. Arya bangkit pergi meskipun Amanda melarang.

Nara melihat Nia sedang duduk – duduk sendiri, Nara heran kenapa Nia ada disana? Nara berpikir kalau ada Nia pasti acara akan jadi kacau.

Pram dan Erna memberitahu Ambar kalau acaranya bisa segera dimulai karena Dania sudah datang. Ambar bilang ia akan mencari Nara. Erna dan Nia kembali ke meja Nia dan bilang pertunangan akan dimulai, Nia pikir pertunangannya dibatalkan. Nara melihat Pramono sangat dekat dengan Nia dan berpikir apa benar Nia ada hubungan khusus dengan Pram?

Arya dalam perjalanan ke tempat pertunangan. Arya bertekad harus datang tepat waktu karena sekarang ia tidak mau mengecewakan Farida.

Farida melihat Nia dan ingat kalau Nia adalah orang yang kerja di kantor dan sering buat masalah. Farida senang kalau Nia buat masalah lagi pasti pertunangannya akan dibatalkan. Nia dikenalkan pada Ambar dan Nara. Ambar tidak menyangka Nia adalah putri Pramono, demikian juga Nia, Nia sekarang tahu kalau awalnya Nia akan ditunangkan dengan Arya yang disukainya. Nia berpikir kalau tahu dengan Arya pasti ia tidak akan menolak. Farida tidak menyangka Nia, Putri Pramono.

Ambar menyuruh Nara segera memasangkan cincin ke jari nia, demikian juga Nia memasangkan cincinnya pada Arya. Semua bertepuk tangan, saat itu juga Nara sampai dan melihat semuanya. Arya datang dan bilang kalau pertunangan itu harus dibatalkan karena seharusnya ia yang bertunangan Nia. Arya merasa ada yang sengaja menutup – nutupi calon tunangannya dengan sengaja dan menuduh Nara sengaja melakukan hal itu.

Farida membawa Arya keluar, Farida memarah – marahi Arya dan bilang Arya sudah mempermalukannya dengan kabur demi perempuan lain. Arya bilang ia tidak tahu kalau calon tunangannya adalah Nia. Arya bilang pada Farida kalau ia kabur demi Nia. Farida senang kalau memang Arya jatuh cinta pada Nia, berarti ada harapan.

Arya menemui Nara dan menuduh Nara sengaja melakukan hal itu agar bisa menggantikannya. Farida membenarkan hal itu, tetapi Ambar membela Nara. Farida terus saja menjelek – jelekan Nara tetapi Nia bilang kalau Nara itu orang baik.

Pram bilang Nia bukan boneka yang bisa di pindah – pindah tangankan terus. Pram bilang Arya bukan lelaki yang bertanggung jawab karena kabur dari pertunangan. Pram bilang ia telah setuju Nara dan Nia, pertunanganpun tidak akan dibatalkan.

Arya sedang sendiri dan Farida minta Arya mencari cara untuk membatalkan pertunangan itu. Farida pergi dan Nara datang. Melihat Nara Arya marah dan bilang kenapa Nara bilang wajah anak Pramono itu jelek, kuno. Nara bilang ia juga tidak tahu dan yakin pihak Nia juga tidak tahu dan sama – sama menyewa orang suruhan saat pertemuan itu.

Nara mengatur waktu dan tempat untuk Arya dan Nia bicara. Arya bilang pada Nia kalau ia kabur demi Nia, Arya benar – benar tidak tahu kalau Nia adalah calon tunangannya. Nia juga demikian tetapi Nia bilang ia tidak bisa membatalkan pertunangan itu karena demi kebahagiaan orang tuanya. Arya mengajak Nia untuk memperjuangkan cinta mereka.

Ambar dan Pramono mencari – cari Nia. Nara bilang ia akan mencari Nia, Nara terhenti saat melihat Arya memeluk Nia. Nara tahu kalau dari awal Arya dan Nia memang saling mencintai.

Friday, September 27, 2013

Sinopsis Tukang Bubur Naik Haji Episode 853 - 854

Sinopsis Tukang Bubur Naik Haji Episode 26 September 2013 – Kamis


Robi mengakhiri rapat karena sudah tidak ada lagi yang bertanya. Raisa menunggu Robi di luar ruangan. Saat Robi keluar Raisa minta waktu untuk berbicara dengan Robi karena ada yang mau ditanyakan soal rapat tadi. Robi bilang kenapa Raisa tidak bertanya saat rapat? Kenapa malah diam saja. Raisa tidak bisa berkata apa – apa lagi, akhirnya Raisa bertanya apa Robi sudah memeberikan kado darinya untuk Habibi. Robi minta maaf dan bilang ia tidak bisa memberikan kado dari Raisa untuk Habibi karena ia tidak mau membuat Rumanah curiga dan salah paham. Robi merasa Raisa benar – benar mencari segala cara untuk mendekatinya.

Ada petugas yang mencari rumah Ustad Zakaria, H. Muhidin dan H. Sulam karena ada undangan dari acara walimatus shafar . Undangan itu akhirnya sampai ke tangan Ustad Zakaria.

Soimah dan Sobari melihat Ustad Zakaria yang sedang memantau para pekerja yang merenovasi rumah barunya. Mereka mengucapkan selamat pada Ustad Zakaria.

Raisa terlihat banyak pikiran, Farid menyuruh Raisa pulang dan istirahat saja kalau memang sakit. Restu datang minta Raisa dan Farid bekerja dengan giat dan agar menyerahkan hasil kerjanya sesegara mungkin. Restu berterimakasih pada Farid karena Farid sudah perhatian dengan menanyakan kabar Herawati.

H. Muhidin dan Rumanah pergi ke rumah sakit untuk medical check up, saat itu handphone-nya berdering. Rumanah mengangkat teleponnya dan itu dari salah satu teman waktu di Kairo. Temannya itu adalah yang suka dengan Rum, ia minta Rum jadi panitia tetapi Rum menolak karena ia belum mendapat izin dari Robi dan Rum pun punya Habibi. Temannya itu tetap memaksa Rum untuk datang ke acara reuni meskipun bukan Panitia. Rum rampak serba salah.

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 4

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 26 September 2013 – Kamis

Nara bertanya pada Nia apa benar ia guru les Putri Pramono? Nia bertanya kenapa Nara tanya – tanya. Nara menjelaskan kakau Pramono itu teman ayah angkatnya, jadi Pramono minta ia mengajak jalan – jalan anaknya, Dania. Nara bertanya pastinya Nia kenal “Dania” kan? Nia sangat kaget takut ketahuan Nara kalau ia Putri Pramono.

Nia tidak mau menjawab dan akan pergi, tak sengaja buku Nia jatuh. Buku itu berjudul “table Manner” tentu saja Nia menjadi malu dan Nara terus meledeknya. Nia bilang ia memang harus membaca buku itu karena ia akan dijodohkan dengan orang kaya, Nara makin meledek Nia. Nia kesal tetapi akhirnya Nara menawarkan menjadi guru Nia. Nara bilang daripada Nia belajar dari buku mending belajar langsung.

Hari pertunangan tiba, Farida pusing karena Arya kabur dari rumah tidak mau bertunangan karena Arya punya perempuan yang ia cintai. Ambar mamanya Nara minta agar Nara menggantikan Arya ditunangkan dengan putri Pramono, Nara tidak mau, demikian juga dengan Farida mamanya Arya yang tidak setuju. Farida bilang Pramono pasti akan kecewa kalau tahu kalau putrinya ditunangkan dengan Nara yang hanya anak angkat tidak ada garis keturunan Arya. Farida yakin Wijaya pun pasti tidak akan setuju dan ini hanya keputusan sepihak Ambar. Ambar bilang ia akan menjelaskan pada Wijaya kalau Nara terpaksa menggantikan Arya demi nama baik keluarga karena Arya kabur disaat – saat terakhir waktu pertunangan.

Pramono menghubungi Nia dan bicara dengan Erna, Erna bilang mereka sedang dalam perjalanan ke tempat pertunangan.

Arya datang ke rumah Nia tapi tidak ada siapa – siapa, Arya pun tidak bisa menghubungi Nia dan kesal karena handhphone Nia sibuk. Ada SMS masuk dari Arya dan Arya pun menghubungi Nia, tetapi malah Erna yang bicara. Arya marah dan mengira Nia sengaja menghindari Arya dengan cara memberikan handhphone pada Erna. Arya merasa dipermainkan Nia padahal Arya sudah bela – belain kabur dari pertunangan demi cintanya untuk Nia.

Nia dan Erna datang, Pram minta agar Nia di make over dulu agar terlihat berbeda. Pram menghubungi Ambar dan minta waktu diundur 1 – 2 jam karena ada sedikit masalah. Ambar senang karena mereka pun sedang dalam ada masalah.

Farida marah pada Nara dan bilang pasti kaburnya Arya ada hubungannya dengan Nara, Farida yakin ini semua hanya akal – akalan Nara untuk bisa menggantikan Arya. Ambar datang dan bilang waktu pertunangannya diundur 1 – 2 jam, Farida sangat senang. Nara akan mencari Arya, Farida senang tetapi Ambar bilang kalau Arya tidak ketemu Nara tetap harus menggantikan Arya untuk ditunangkan.

Nia sedang dalam perjalanan bersama supir untuk ke salon, Nia berharap ada keajaiban untuk membatalakan pertunangan. Saat berhenti di lampu merah Nara melihat Nia, Nara bertanya sedang apa Nia ada di dalam mobil mewah. Nara bilang Arya hilang dan minta Nia ikut membantu mencari Arya. nia keluar dari mobil dan ikut dengan Nara untuk mencari Arya, Nia minta agar supirnya menunggu karena urusannya sangat mendesak.

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 3 part 3

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 25 September 2013 – Rabu


Wijaya memberitahu Arya kalau pertunangannya akan dimajukan menjadi lusa, Ambar bilang masih banyak waktu untuk mempersiapkan, Farida yang paling senang dan dia bilang akan mempersiapkan semuanya.

Nara yakin Nia akan senang karena ia telah bilang sama Erna tentang perjodohannya. Nia marah pada Nara karena Nara mencampuri urusannya, sehinggal Erna malah mempercepat pertunangannya. Nia sangat stres memikirkan tentang waktu pertunangan yang semakin dekat.

Nia menangis dan Nara bilang Nia tidak usah sedih karena yang sedih bukan hanya Nia. Nara juga sedih tapi ia tidak sampai menangis, Nara bilang karena ia mengikuti saran Nia untuk menyatakan cinta pada Amanda ia melakukannya, tetapi Amanda menolaknya. Nia minta maaf dan merasa kalau sarannya itu telalu terburu – buru. Nia merasa nasib Nara lebih buruk darinya karena Nara sudah ditolak cintanya oleh Amanda dan Nara pun hanya anak angkat dan tidak tahu siapa orang tuanya.

Nia dan Nara seperti akan saling berpelukan untuk saling memberi kekuatan tetapi Arya datang. Arya bilang ada perlu sama Nia dan mengajaknya pergi. Arya bertanya apa Nia sudah punya pacar? Nia bilang belum tetapi bilang kalau Nia sudah dijodohkan. Arya bilang masa Nia mau dijodohkan, Nia bilang ia hanya ingin membahagiakan orang tuanya. Arya berpikir kalau ia harus segera mendapatkan Nia sebelum Nia menjadi milik orang lain.

Arya bilang pada Farida kalau ia tidak mau dijodohkan karena ia punya perempuan yang dicintai. Arya bilang akan kabur kalau masih tetap dijodohkan. Farida memarahi Nara karena yakin Nara tahu perempuan yang dicintai Arya. Farida bertanya pada Nara, apa Amanda perempuan yang dicintai Arya? Nara merasa kasihan pada Amanda karena akan menjadi sasaran kemarahan Farida, sehingga Nara bilang kalau perempuan itu hanya perempuan biasa dan bukan Amanda. Farida bilang ia akan mencari tahu perempuan yang disukai Arya dan akan memberinya pelajaran.

Nara bilang pada Wijaya kalau Arya tidak mau dijodohkan. Wijaya bilang itu tidak mungkin karena Pramono melihat sendiri Arya dan putrinya jalan bersama dan kelihatan sangat cocok dan bahagia. Nara bilang itu tidak mungkin karena ia melihat sendiri “putrinya Pramono” itu seperti apa.

Nia sedang berjalan mau ke rumahnya Pramono ia kesal kenapa juga Pram menyuruhnya belajar etika. Nara pun yang sedang berjalan bertemu dengan Nia. Nara bilang ia akan ke rumah Pramono apa Nia juga akan ke rumah Pramono? Nia mengiyakan. Nara bilang ia ada urusan dengan Pramono, Nia juga bilang sama. Nia bilang ia kerja sampingan menjadi guru les Bahasa Indonesia untuk Putri Pramono karena putrinya baru pulang dari luar negeri. Nara mengajak Nia untuk berangkat bersama karena ada yang mau ditanyakan juga pada Nia.

Nara bertanya pada Nia apa benar ia guru les Putri Pramono? Nia bertanya kenapa Nara tanya – tanya. Nara menjelaskan kakau Pramono itu teman ayah angkatnya, jadi Pramono minta ia mengajak jalan – jalan anaknya, Dania. Nara bertanya pastinya Nia kenal “Dania” kan? Nia sangat kaget takut ketahuan Nara kalau ia Putri Pramono.

Thursday, September 26, 2013

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 3 part 2

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 25 September 2013 – Rabu


Nara datang ke restoran mamanya Amanda sendirian, Amanda kecewa. Nara bilang ia akan menghubungi Arya, sedangkan Arya yang sedang bersama Nia tidak tahu kalau Arya menghubungi. Arya lupa ada janji dengan Arya untuk ke tempat Amanda. Nara bilang pada Amanda, Arya tidak bisa dihubungi. Amanda marah dan menuduh ini semua akal – kalan Nara. Nara memberikan bunga dan menyatakan cintanya tapi Amanda menolak mentah – mentah karena Nara hanyalan anak angkat.

Erna melihat Nara dan ia ingat kalau Nara adalah atasannya Nia di kantor. Amanda mengenalkan Nara pada mamanya sebagai anak angkat dan bilang kalau calon menantu mamanya tidak jadi datang.

Erna menghampiri Nara dan minta Nara mengajari Nara ditempat kerjanya. Nara bertanya pada Erna apa benar Nia mau dijodohin? Erna heran darimana Nia tahu, Nara bilang kalau Nia tertekan dengan pejodohannya. Erna bilang ia akan mempertimbangkan masalah perjodohan Nia. Erna memuji Nara orang baik dan menyayangkan kenapa Amanda menolak Nara.

Di mall Nia mencoba gaun disuruh Arya, Arya akan membelikan Nia gaun tapi Nia menolak. Arya bilang kalau Nia tidak usah khawatir karena gaun itu tidak akan dipotong dari gaji Nia. Nia tetap menolak karena takut Erna akan marah jika tahu Nia dibelikan gaun oleh laki – laki apalagi gaun mahal. Arya benar – benar salut sama Nia karena berbeda dari perempuan yang lain. Arya bilang Nia mau dibelikan apa karena ia ingin membelikan Nia sesuatu.

Nia dan Arya makan ice cream, Arya benar – benar kagum sama Nia karena Nia Cuma minta dibeliin ice cream biasanya perempuan itu suka dibelikan barang yang mahal – mahal. Arya bilang ia sangat senang karena pergi ke mall itu merupakan kencan pertama mereka, Nia serba salah dan juga senang. Nia berpikir andai Arya orang yang dijodohkan dengannya, Nia pasti tidak akan menolak.

Pramono yang sedang ada di mall itu pun melihat Nia dan Arya. Pram penasaran siapa laki – laki yang sedang bersama dengan Nia. Pram merasa seperti pernah melihat wajah laki – laki itu. Pram membuka handhphone – nya dan tahu kalau itu adalah wajah Arya, laki – laki yang mau dijodohkan dengan Nia. Pram senang karena ternyata Nia dan Arya sudah saling kenal dan terlihat begitu dekat. Pram bilang kalau Nia dan Arya aneh, pura – pura menolak dijodohkan tetapi ternyata sudah saling dekat.

Pram langsung menghubungi Wijaya dan bilang kalau ia melihat Arya dan Nia sedang jalan bersama. Wijaya pun senang dan mengusulkan agar waktu pertunangannya dimajukan. Wijaya bilang pada Ambar kalau Pram melihat sendiri Arya dan Nia jalan bersama dan waktu pertunangan akan dimajukan. Nara yang mendengar pertunangan dipercepat sangat khawatir karena Arya tidak setuju.

Pram pun menghubungi Erna dan bilang kalau Arya dan Nia sudah jalan bersama dan terlihat akrab. Pram pun bilang pertunangan akan dipercepat. Erna heran kenapa Nara bilang Nia tertejan dengan perjodohan sementara Pram bilang melihat sendiri dan mengatakan kalau Nia dan Arya terlihat bahagian bersama.

Nia pulang, Andre bertanya apa calon tunangan Nia tampan? Safa yang tahu “calon tunangannya” seperti apa hanya tertawa saja. Erna bertanya Nia dari mana? Nia khawatir Erna tahu kalau ia jalan dengan orang lain. Nia bilang habis jalan – jalan, Erna mengira Nia jalan – jalan dengan Arya calon tunangannya seperti yang dikatakan Pram. Erna memberitahu Nia kalau pertunangannya akan dilaksanakan lusa, jadi Nia agar mempersiapkan diri.

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 3 part 1

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 25 September 2013 – Rabu


Amanda bilang pada Nara ia melihat Nia bicara serius dengan Pramono, Amanda curiga mereka ada hubungan terlarang. Amanda minta Nara segera memecat Nia kalau terbukti Nia perempuan tidak benar. Nara ingat waktu itu Nia bilang seperti mengenal tamu Wijaya dan saat itu tamu Wijaya adalah Pramono.

Nara menemui Nia dan mengkonfirmasi apa Nia mengenal Pram? Dan apa yang dibicarakan Nia. Nia mengarang – ngarang alasan tetapi Nara terus mendesak Nia, sampai Nara bertanya apa Nia dan Pram membicarakan dirinya? Nia keceplosan bicara kalau ia tidak membicarakan Nara tetapi Arya. Nara mengira Pram mencari tahu tentang Arya pada karyawan dan kebetulan yang ditanya itu adalah Nia. Nia bersyukur karena Arya yang dimaksud Nara berbeda dengan Arya yang akan dijodohkan dengan dirinya.

Nara menghubungi Manda bilang ia akan mengajak Arya untuk bertemu Amanda di restoran mamanya Amanda. Amanda sangat senang dan berterimakasih pada Nara.

Nia bilang agar Nara membeli bunga untuk Amanda karena biasanya perempuan suka Amanda. Akhirnya Nara pun mengikuti saran Nia untuk memmbeli bunga dan menyatakan perasaannya pada Amanda. Nia bilang Nara harus memperjuangkan cintanya pada Amanda, jangan seperti dirinya yang pasrah untuk urusan pasangan karena Nia sudah dijodohkan dengan laki – laki pilihan orang tuanya. Nara awalnya tidak percaya Nia sudah benar – benar dijodohkan.

Pram minta Nia datang ke rumahnya untuk belajar etika. Nia pusing bagaimana caranya ia tahu gaya orang – orang bule. Nia memutuskan untuk pergi ke Mall untuk melihat trend pakaian. Arya melihat Nia, Nia bilang ia ingin masuk ke mall untuk melihat – lihat trend pakaian biar selalu up-date, apalagi sekarang Nia kerja di perusahaan Arya yang berkaitan dengan Fashion. Arya bilang ia akan menemani Nia, Nia merasa risih, Arya yang tahu hal itu langsung bilang anggap saja mereka sedang kerja untuk survey konsumen.

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 2 part 3

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 24 September 2013 - Selasa


Waktu pertemuan perjodohan itu pun tiba. Nia menyuruh Safat menggantikan dirinya tentu saja dengan mandandani Safa dengan dandanan yang aneh. Begitu pun Nara yang disuruh Arya menyuruh orang lagi untuk menggantikan dirinya.

Saat orang suruhan Nara datang Safa kaget karena tidak percaya anak orang masa dandanannya seperti itu, begitu pun orang suruhan Nara tidak percaya Safa putri orang kaya. Sementara itu Nia duduk memperhatikan mereka, begitu pun Nara yang tanpa disadari duduk di dekat Nia. Saat mereka sadar duduk berdekatan Nara bertanya pada Nia sedang apa Nia di sana? Nia bilang ia sedang menunggu teman sedangkan Arya bilang ia sedang menunggu kliennya.

Nara kaget melihat Safa yang dikira putri Pramono, Arya merasa kasihan pada Arya kalau benar harus dijodohkan. Nia pun sama, ia tidak mau dijodohkan dengan keponakan teman Pram yang katanya tampan, pintar, kaya dan lain – lain tapi penampilannya tidak seperti orang kaya.

Nia pergi dan Nara pun menghubungi Arya yang sedang bersama Amanda. Nara bilang Arya bilang putrinya Pram itu hancur tidak cocok untuk Arya, mendengar hal itu Arya semakin mantap untuk tidak meneruskan perjodohan itu. Amanda yang mendengarnya tentu saja sangat senang.

Nia bilang pada Erna ia tidak mau dijodohkan karena orangnya jelek jauh dari laki – laki idaman. Erna minta Nia agar mengenal lebih dekat lagi, Nia bilang Erna tidak tahu seperti apa wajah orang yang mau dijodohkan dengannya. Erna minta Nia melanjutkan perjodohan itu karena itu sudah diatur Pram dan untuk kebaikan Nia.

Erna menghubungi Pram dan bertanya seperti apa orang yang mau dijodohkan dengan Nia? Kenapa Nia tampak tidak suka sama sekali. Pram bilang ia akan menemui Nia dan berusaha untuk membujuk Nia tentang perjodohan itu.

Nia kaget karena Pram ada di depan kantornya, Nia takut dilihat orang – orang dan benar saja Amanda melihat Nia berbicara dengan Pram. Pram bilang agar Nia mau dijodohkan dengan keponakan temannya. Nia tidak mau dan Pram tetap memaksa dan Pram menjamin kalau Arya adalah pria yang baik. Mendengar nama Arya nia kaget, tetapi Nia sadar Arya yang dibicarakn Pram pasti bukan Arya direktur di tempat perusahaannya bekerja. Amanda yang penasaran mendekat tetapi ia tetap tidak bisa mendengar Nia dan Pram. Amanda menuduh Nia ada hubungan khusus dengan Pram.

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 2 part 2

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 24 September 2013 - Selasa


Nara bilang ke mamanya kalau Arya dijodohkan tetapi Arya tidak mau. Mamanya sedih karena seharusnya perjodohan itu untuk Nara, anak kandung Wijaya tapi mamanya tidak bisa bilang apa –apa pada Nara. Mamanya bilang pasti Arya tidak akan menolak perjodohan dengan putri Pramono karena orangnya cantik dan pintar, apalagi sekolahnya di luar negeri. Wijaya yang mendengar percakapan istrinya dan Nara membenarkan hal itu, ia minta tolong Nara agar membantu perjodohan Arya.

Nara merasa kasihan pada Amanda karena Arya lelaki yang dicintai Amanda sudah dijodohkan, sementara itu Nia merasa kasihan pada Nara karena Amanda perempuan yang dicintainya malah mencintai Arya. Nia juga merasa sedih karena ia akan dijodohkan dengan keponakan teman Pram.

Pram menghubungi Erna agar bilang pada Nia tentang waktu perjodohan. Erna minta Safa untuk mengantarkan baju pada Nia, untuk menemui orang yang akan dijodohkan dengan Nia.

Nara bilang pada Arya tentang waktu perjodohannya, Arya tidak mau. Amanda yang mendengar hal itu langsung tidak setuju kalau Arya menerima perjodohan itu. Mamanya Arya yang baru datang langsung bilang kalau Arya tidak bisa menolak perjodohan itu.

Arya hampir tertimpa dus – dus tapi Nia segera menolongnya sehingga malah Nia yang luka. Arya dan Nara langsung mengobati luka Nia. Nara mengingatkan kalau Arya sedang ditunggu Wijaya. Nara melihat Nia yang memperhatikan Arya dan Nara bilang pada Nia jangan terlalu berharap pada Arya karena Arya sudah dijodohkan. Nia pun bilang kalau ia sudah dijodohkan, Nara tidak percaya.

Wijaya bicara dengan Arya tentang perjodohan itu dan Arya pun tidak bisa berkata apa – apa. Setelah Arya keluar, Wijaya menatap foto Nara dan mengingat peristiwa penculikan waktu Nara bayi. “saat itu polisi menemukan bayi Wijaya yang diculik, tetapi polisi itu bilang kalau nafas bayi itu sudah tidak ada. Wijaya dan istrinya yang tidak percaya bayinya sudah meninggal lalu pergi ke rumah sakit untuk mendapat diagnosa dokter. Muncul keajaiban bayi itu ternyata masih hidup, Wijaya dan istrinya sangat senang. Istrinya yang khawatir karena penculik bayinya belum ditemukan mengajak Wijaya untuk bilang bahwa bayinya benar telah meninggal untuk menghindari hal buruk. Istrinya takut kalau penculik itu akan berusaha menculik bayinya kembali. Wijaya dan Nara membesarkan Nara, dan orang – orang tahunya Nara adalah anak angkat yang dirawat sejak bayi. Tidak ada yang tahu kalau Nara benar – benar putra kandung Wijaya kecuali Wijaya dan istrinya”.

Arya minta tolong Nara untuk menggantikan dirinya ke acar perjodohan, Nara menolak tetapi Amanda yang ada disana memohon pada Nara.

Wednesday, September 25, 2013

Sinopsis Kayamath Episode 3


Inder sangat khawatir, Premlata mengatakan pada Inder kalau Inder sudah mengambil keputusan yang baik untuk kehidupan Prachi. Prachi bertemu Neev dan Priyanka. Teman Varun memanggil Prachi dan mengatakan Varun ada di lantai dansa.

Varun mengatakan pada Neev kalau ini adalah untuk pertama kalinya Prachi nyaman dengannya dan mengucapkan terimakasih pada Neev. Neev minta Varun untuk menjaga Prachi, Varun janji ia akan melakukannya. Varun bilang ia sangat benar – benar menyayangi Prachi.


Prachi mengatakan pada Inder kalau ia telah siap menikah dengan Varun. Prachi hanya ingin membuat keluarganya bahagia dan keluarga Prachi pun bersiap untuk menyiapkan pesta untuk pernikahan Prachi.

Sinopsis Kayamath Episode 2


Dadi mengkritik Inder karena mengumumkan pertunangan Prachi dengan Varun tanpa membicarakannya lebih dulu dan terutama tanpa sepengetahuan Prachi. Dadi menasihati Inder kalau urusan pertunangan Prachi harus dibicarakan dengan Prachi terlebih dahulu karena itu demi kebaikan dan masa depan Prachi.

Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 2 part 1


Sinopsis Putri Nomer Satu Episode 24 September 2013 - Selasa

Arya cerita ke mamanya, bahwa Wijaya ingin menjodohkannya dengan anak temannya, Arya meminta bantuan mamanya agar bilang pada Wijaya ia tidak mau dijodohkan. Mamanya bilang dengan siapa Arya mau dijodohkan? Arya bilang Wijaya ingin menjodohkannya dengan anak Pramono temannya. Di luar dugaan mamanya sangat senang karena Pramono adalah orang kaya dan berpengaruh jadi Arya akan bisa menguasai kekayaan Wijaya sekaligus Pramono. Mamanya takut kekayaan Wijaya jatuh pada Nara yang merupakan anak angkat Wijaya.

Amanda menemui Nara, Nara keget karena tiba – tiba Amanda bersikpa baik padanya. Nara berpikir mungkin Amanda mulai menyukai dirinya, tetapi Amanda ternyata malah minta tolong Nara agar berbicara ke Arya kalau Amanda sangat menyukai Arya dan agar Nara meyakinkan Arya kalau Amanda adalah perempuan baik yang pantas buat Arya. Nara tampak sedih, saat Amanda berlalu Nara jani akan membantu Amanda untuk dekat dengan Arya karena cinta tidak harus memiliki. Sementara itu Nia yang mengintip dan menguping pembicaraan mereka menjadi semakin kasihan pada Nara karena cintanya pada Amanda bertepuk sebelah tangan.

Arya kesal karena memikirkan ia akan dijodohkan, Arya merasa banyak perempuan yang mengejar-ngejar ia kenapa ia harus mau dijodohkan. Arya akhirnya mempunyai ide dan menghubungi Nara untuk meminta bantuan. Arya dan Nara janjian disebuah cafe.

Nia jalan dan terjatuh karena sepatunya nyangkut, Nia minta bantuan Nara dan berpikir kalau Nara adalah penyelamatnya karena selalu datang pada saat yang tepat, tetapi bagi Nara justru sebaliknya ia selalu sial ketika bertemu dengan Nia.

Nia sampai di cafe, ia heran melihat Pram duduk dengan perempuan tapi tidak keliatan siapa perempuan itu karena duduk membelakanginya. Nia juga kaget melihat Arya, Nia sembunyi takut Arya tahu tentang Pramono, Nia takut dikira bohong karena awalnya ia mengaku pada semua orang kalau ayahnya sudah meninggal. Nia mau pergi tapi ia melihat Nara yang masuk ke cafe dan menghampiri Arya. Nia langsung sembunyi tetapi Nara seperti melihat Nia dan bilang pada Arya, Arya melihat ke tempat Nara melihat Nia tapi Nia sudah tidak ada. Nara bilang ia yakin itu Nia tetapi Arya bilang itu tidak mungkin karena mereka sedang berada di cafe elit jadi tidak mungkin ada Nia.

Arya minta tolong Nara bilang pada Wijaya agar jangan menjodohkan ia dengan anak temannya. Nara bertanya apa Arya mempunya perempuan yang disukai? Arya bilang ada tetapi ia belum bisa bilang pada Nara sekarang. Arya membayangkan wajah Nia, lain dengan Nara ia memikirkan kalau Arya menyukai Amanda tetapi karena Naralah Arya tidak berani bilang kalau ia suka pada Amanda karena Arya tahu kalau Nara menyukai Amanda. Arya tidak tahu kalau anak teman Wijaya yang mau dijodohkan dengannya itu adalah Nia.

Nia dengan susah payah bisa sampai ke meja Pramono, Nia kaget karena mamanya Nia sedang bersama dengan Pramono. Pramono minta agar Nia tinggal bersamanya, Nia bilang ia tidak bisa jauh dengan Safa dan Andre begitu juga dengan mamanya. Pram bilang ia akan menyayangi Safa dan Andre seperti anaknya sendiri dan akan menanggung semua biaya dan keperluan keluarga Nia, karena tanggung jawab Nia adalah tanggung jawab Pram juga. Mamanya bilang agar Nia mau mengikuti kata – kata Pram karena demi kebaikan semua dan masa depan Nia juga akan bagus karena Nia tidak usah susah payah bekerja untuk bertahan hidup.

Saat itu juga Pram bilang ia akan menjodohkan Nia, mamanya tanya apa dengan anak temannya yang waktu itu? Tetapi Pram bilang Nia akan dijodohkan dengan keponakan temannya karena anak temannya sudah meninggal sejak kecil. Nia tidak mau, tetapi mamanya bilang itu karena Nia belum mengenal keponakan teman Pram, sebaiknya Nia kenal lebih dekat dulu baru memutuskan.

Pram bilang agar kemunculan Nia sebagai anak kandung Pram tidak menimbulkan kecurigaan maka Nia akan berpura – pura baru kembali dari luar negeri. Nia tidak percaya kenapa hidupnya menjadi berubah drastic apalagi ia harus berpura – pura selama ini tinggal di luar negeri.

Sinopsis Tukang Bubur Naik Haji Episode 851 - 852

Sinopsis Tukang Bubur Naik Haji Episode 24 September 2013 - Selasa

H. Muhidin bermimpi tentang hal buruk ia merasa terjadi apa – apa dengan Rumanah. Robi bilang mimpi itu hanya bunga tidur dan minta H. Muhidin berpikiran positif. Saat masuk ke kamar Robi melihat Rumanah yang baru saja menidurkan Habibi, Robi jadi teringat mimpinya H. Muhidin. Robi bertanya apa Rumanah baik – baik saja? Robi takut Rumanah sakit saat Robi berada di kantor tapi tidak memperlihatkan sakitnya itu dihadapan Robi ataupun keluarganya. Rumanah menegaskan ia baik – baik saja dan heran kenapa Robi seperti berbeda dari biasanya karena begitu mengkhawatirkan dirinya.

Eti istri Kardun sedang hamil 6 bulan, Neneng pun ikut senang. Neneng bilang mereka akan mengurus bayi Eti kelak bersama- sama. Neneng juga menyarankan agar Eti periksa kandungan dan minta ditemani Kardun sekalian, tetapi Eti bilang Kardun mana bisa diandalkan.

Ula dan Badar telpon – telponan janjian untuk bertemu, Ula tetap tidak mau hubungan mereka ketahuan H. Muhidin meskipun H. Muhidin sudah tahu, tetapi Ula yakin H. Muhidin tetap tidak suka pada Badar. Ula pun bilang pada Badar kalau H. Muhidin sepertinya sedang ada masalah, karena menjadi pendiam dari biasanya. Badar bilang mungkin H. Muhidin sudah insyaf.

Atikah minta izin pada Mahmud ia akan silaturahmi pada Ust. Zakaria dan Bu Maryam yang akan merenovasi rumahnya. Mahmud memberi izin tapi mewanti – wanti Atikah jangan banyak bicara yang malah akan menyinggung mereka dan kalau misal malah akan membuat Atikah iri karena takut tersaingin sebaiknya Atikah tidak usah silaturahmi.

Sinopsis Anak – Anak Manusia Episode 24 September 2013 – Selasa


Mardani bertemu Pak RT di jalan dan menanyakan Samsul, Pak RT bilang Samsul sudah pulang ke Medan dan bilang kalau Samsul sepertinya memaklumi apa yang terjadi pada keluarga Mardani. Mardani berterimakasih dan menanyakan apa Mila ikut pulang? Pak RT menjawab Mila tidak ikut pulang karena Mila akan meneruskan kuliah di Jakarta. Mardani sangat senang dan bilang pada Pak RT ia bersedia membantu keperluan Mila kuliah dan Fikry bisa membantu Mila mengerjakan soal – soal kuliah.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Read This!!!