Sunday, October 23, 2011

Sinopsis DEWA Episode 22 Oktober 2011 - Sabtu

Gita berdoa semoga Sakti diberi kekuatan untuk sembuh. Ruslan menenangkan Dini dan bilang pasti Sakti akan merasa berdosa kalau tidak menolong Gita. Ruslan minta maaf pada Gita karena Dini dan Sakti sudah seminggu ini tinggal bersama Ruslan. Gita marah dan menampar Ruslan.

Gita marah pada Diandra dan Dewa karena merahasiakan tentang Sakti dan Dini yang tinggal bersama Ruslan. Diandra dan Dewa minta maaf karena tidak mau menyakiti Gita dan berniat akan memberitahunya pelan - pelan. Gita akhirnya memeluk Diandra dan Dewa.

Yudha sadar dari pingsannya dan ia ingat ada orang yang ingin membunuhnya. Yudha berusaha melepaskan ikatannya dan Edy datang. Yudha marah karena Edy mengikatnya, Edy memukul Yudha sampai pingsan lagi.

Diandra bilang pada Tama ia merasa tidak enak kalau Dewa melihatnya datang bersamaan untuk melihat Sakti. Tama bilang tidak apa - apa.

Dewa sangat senang karena akhirnya Sakti sadar dari komanya. Dewa memeluk Sakti dan mereka saling bercanda. Tanpa disadari Tama dan Diandra masuk, tapi mereka keluar lagi karena tidak mau mengganggu Dewa dan Sakti.

Diandra minta Tama jangan salah paham pada Dewa karena pelukannya dengan Sakti. Tama akhirnya bercerita kalau ia dan Dewa hanya pura - pura pacaran, supaya Diandra dan Yudha. Tama merasa Yudha sudah tidak ada jadi tidak ada alasan lagi untuk tetap bersama Dewa.

Anak buah Burhan bilang terdapat banyak keganjalan dalam kematian Yudha dan sepertinya disengaja. Burhan minta pembunuh Yudha ditangkap.

Yola memberitahu Rindu kalau Edy mengancamnya dan bilang ia tahu kalau Yola yang mencelakai Yudha. Yola juga bilang kalau Edy bilang usaha Yola untuk menyingkirkan Yudha tidak berhasil. Rindu bilang itu bagus karena berarti Yola bebas dari tuduhan membunuh Yudha.

Edy minta uang pada Yola dan ia membawa Yola ke tempat Yudha. Yola heran kenapa Yudha masih hidup? Dan Yolapun mengelak terus saat Edy bilang Yola ingin membunuh Yudha. Yola merasa sedih melihat kondisi Yudha yang tak sadarkan diri, Edy bilang Yola jangan pura - pura menangis. Yola minta Edy membawa Yudha ke mobilnya.

Diandra bilang ia sudah tahu kalau Dewa dan Tama hanya pura - pura. Dewa bilang ia ingin Diandra dan Tama bersatu.

Dewa heran melihat pengacara keluarganya datang. Gita bilang ia ingin mengajukan cerai pada Ruslan. Gita bilang ia tidak bisa menerima Dini yang tinggal bersama Ruslan. Gita merasa sudah tidak ada ikatan dengan Ruslan karena anak mereka sudah meninggal. Sedangkan Dini masih punya Sakti untuk bersama Ruslan. Dewa bilang pasti masih ada jalan lain untuk Gita mengatasi semua masalah, selain perceraian.

Dini menangis dan berdoa untuk kesembuhan Sakti, meskipun Sakti bukan anak kandungnya tapi Dini sudah menganggap Sakti sebagai anak kandungnya apalagi setelah anak kandungnya meninggal.

Ruslan memberitahu Dini kalau Sakti sudah sadar. Dini sangat senang dan ia memegang dan mencium tangan Ruslan. Ruslan melepaskannya dan bilang meskipun mereka tinggal satu rumah tapi mereka bukan suami istri.

Sakti bertanya masalah apa yang Dewa pikirkan. Dewa bilang ia bingung karena Gita ingin minta cerai dan menuduh Dini egois karena telah menghancurkan rumah tangga orang tuanya. Sakti bilang pada Dewa kalau penderitaan Gita tidak ada apa - apanya dibanding penderitaan Dini. Dini selama 20th tidak mendapat perhatian apa - apa dari Ruslan.

Dewa pergi dan merasa sedih karena Sakti tidak mengerti lagi perasaannya. Tapi akhirnya ia sadar kalau ia yang egois. Sakti bangkit dan menghampiri Dewa. Mereka berpelukan dan saling minta maaf. Sakti minta Dewa jangan pergi lagi karena ia butuh Dewa disampingnya.

Dini mendengarkan pembicaraan pengacaranya dan Ruslan yang bilang Gita minta cerai. Ruslan membanting surat itu dan bilang ia tidak ingin bercerai. Dini berharap Ruslan dan Gita bercerai supaya ia bisa mendapatkan Ruslan.

Wiwi mengambil lip stick milik Diandra dan memberikannya pada Ryan. Ryan memberitahu Vino dan akan melakukan tes DNA supaya tahu kalau Diandra itu anak kandungnya atau bukan.
Yola pamit pada Rindu karena Yudha masih hidup. Yola bilang ia menyembunyikan Yudha di suatu rumah dan Yola belum tahu Yudha ingat apa Yola yang mencelakainya.

Yudha bilang pada Yola pasti Yola ingin membunuhnya. Yola bilang ia tidak mungkin membunuh ayah dari bayi yang dikandungnya. Yudha akhirnya percaya pada Yola kalau Yolalah yang menolongnya.

Ruslan bilang pada Gita kalau ia mengajak Dini tinggal bersama karena itu semua demi Sakti. Gita bilang ia bersedia mundur supaya Ruslan, Dini dan Sakti bisa bersama.

Ruslan minta bantuan Dewa untuk membujuk Gita dan bilang ia tidak bisa hidup tanpa Sakti, Dewa dan Diandra. Dewa tidak berani berjanji karena Gita pasti sangat terpukul.

Dewa mengatakan pada Gita ia tidak akan membujuk Gita lagi dan apapun keputusan Gita, Dewa pasti tidak akan meninggalkan Gita. Dewa bilang ia sangat menyayangi Gita.

Vino dan Ryan melihat hasil tes DNA Diandra dan mereka kaget dengan hasilnya. Yola bilang pada Rindu kalau Vino meragukan Yola. Vino bilang Yola memang anak kandungnya. Rindu marah pada Vino karena telah melakukan tes DNA diam - diam. Yola sangat senang karena rencana Yola yang menukar tes DNA itu berhasil.

Lasmi menggoda Sakti yang baru pulang dari rumah sakit.

Related Posts by Categories



Widget by Scrapur

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Read This!!!